"Jadi karena saya lihat beberapa teman-teman juga yang udah berusaha masuk ke dalam bisnis itu, jadi akhirnya saya percaya dan saya sempat ikut di dalam bisnis itu kurang lebih sekitar tiga bulanan," tuturnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, Andrew mulai merasa ada yang tidak beres dengan bisnis tersebut. Ia kemudian bertanya kepada teman-temannya dan menemukan sejumlah orang yang mengalami persoalan serupa.
"Dengan biaya yang gak terlalu besar memang gitu, tapi dengan seiring waktu ya memang makin ke sini kok makin gak benar bisnisnya. Akhirnya saya coba tanya-tanya juga sama teman-teman yang lain dan mereka juga ternyata sama juga gitu lo, ternyata ada penipuan di situ," ungkap Andrew.
Andrew kemudian berusaha meminta kembali uang yang telah disetorkannya. Ia menyebut sebagian besar uangnya sudah dikembalikan, tetapi masih ada sejumlah dana yang belum diterima.
"Jadi akhirnya saya berusaha untuk meminta uang saya kembali dan alhamdulillah kebanyakan sudah kembali uangnya. Tapi masih ada beberapa yang nyangkut juga ya di orangnya," ucap Andrew.
"Terus setelah lo minta, udah kayak ngemis kita ya, padahal uang sendiri ya," kata Ridho.