"Pendidikan ini adalah hak dasar rakyat. Jadi, saya kira siapa pun pemimpin, kalau dia cinta kepada rakyatnya, maka pendidikan ini menjadi utama dan pertama harus dia perhatikan," ujarnya, seperti dikutip dari unggahan di akun resminya @anwarhafid14, Minggu (6/9/2026).

"Tujuan kita itu, kalau saya, kalau bisa semua orang, anak-anak di Sulteng ini tamat SMA semua kuliah. Enggak ada lagi yang tidak kuliah," imbuhnya.

Bagi Anwar, investasi pendidikan tidak hanya dilakukan setiap lima tahun sekali. Menurutnya, dalam 20 tahun, perubahan dalam pendidikan baru akan terlihat.

Maka itu, melalui kepemimpinannya, Anwar memulai program untuk pendidikan warga Sulteng dan optimis akan berhasil 20 tahun mendatang. Terlebih, yang terpenting, lanjutnya, program ini ditujukan untuk membantu masyarakat.

"Siapa pun orang Sulawesi Tengah yang jadi gubernur di masa yang akan datang, kalau dia cinta rakyat Sulawesi Tengah, harus melanjutkan program ini. Karena ini sangat membantu masyarakat kita untuk bisa menggapai apa yang disebut Sulteng Nambaso itu. Nambaso itu singkatan dari 'anak miskin bisa sekolah'. Itu tujuan utamanya sebetulnya Berani Cerdas ini," ungkap gubernur kelahiran Morowali, 14 Agustus 1969.