Selain itu, masyarakat dapat mempertimbangkan penggunaan peralatan rumah tangga berbasis listrik, seperti kompor listrik atau induksi, sepanjang pasokan listrik memadai dan penggunaannya sesuai kebutuhan.

Ia mengatakan langkah tersebut dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap liquefied petroleum gas (LPG), yang sebagian besar kebutuhan nasionalnya masih dipenuhi melalui impor.

β€œLebih dari 80 persen kebutuhan LPG Indonesia berasal dari impor sehingga gangguan pasokan dapat berdampak terhadap ketersediaan energi untuk rumah tangga maupun sektor usaha,” katanya.