NADIKABAR.COM — Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna ingin agar penyelenggaraan Indonesia Cigar Festival (ICF) 2026 dapat menjadi momentum strategis mengenalkan produk cerutu lokal kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali.

"Tahun lalu Bali menerima 16 juta turis, tujuh juta turis asing, dan kurang lebih sembilan juta turis domestik yang di mana ini adalah pangsa pasar yang sangat besar, terutama turis-turis yang memang selama ini memiliki kultur di dalam menikmati cerutu,” ujar Arya Wedakarna di Kabupaten Badung, Kamis.

Senator yang akrab disapa AWK tersebut juga menyoroti adanya tren baru dalam tiga tahun terakhir di mana para wisatawan mulai melirik cerutu sebagai gaya hidup yang dinilai lebih aman dan natural dibandingkan produk tembakau berpembungkus filter lainnya.

"Kalau kita isap cerutu itu sebenarnya lebih sehat, dia tidak pakai filter dan langsung dari daun tembakau kering tanpa zat-zat racun, bahkan jauh lebih aman dibandingkan rokok maupun yang elektrik," ujar Arya Wedakarna.

Anggota DPD RI asal Bali itu kemudian mengajak masyarakat dan para wisman untuk lebih mengutamakan produk Indonesia dibandingkan harus mengandalkan barang impor dari luar negeri.