NADIKABAR.COM — Anggota Komisi XI DPR RI Fathi mendorong Bank Indonesia (BI) mengembangkan mekanisme yang memungkinkan riwayat transaksi QRIS menjadi salah satu basis analisis perbankan untuk melihat potensi dan kemampuan usaha pelaku UMKM.
Menurut dia, rekam transaksi QRIS dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas dan skala ekonomi UMKM. Data tersebut dinilai dapat membantu perbankan mengidentifikasi potensi pelaku usaha yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan sekaligus memperluas akses pembiayaan.
“Saya ingin memberikan catatan terkait dengan QRIS. Kita sangat yakin bahwa QRIS ini bisa membantu UMKM untuk lebih cepat tumbuh dan berkembang, khususnya dalam rangka koneksi kepada sistem perbankan,” ujar Fathi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia mengusulkan agar BI menyusun mekanisme yang memungkinkan historical transaction QRIS menjadi salah satu bahan analisis bagi perbankan.