Dia mengatakan situasi keamanan di Papua memerlukan penanganan yang profesional, terukur dan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat sipil. Penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata, kata dia, harus dilakukan dengan tetap berpegang pada prinsip kemanusiaan.
Selain itu, dia mengatakan penanganan persoalan keamanan di Papua tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan. Stabilitas, kata dia, perlu diikuti dengan pembangunan, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Yang kita harapkan adalah terciptanya Papua yang aman sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas, anak-anak bisa bersekolah dan pembangunan bisa berjalan. Karena itu, pendekatan keamanan harus berjalan bersama pendekatan pembangunan dan kesejahteraan," ucap Nurul.
Maka dari itu, dia meminta agar TNI benar-benar menjaga kepercayaan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, sebut dia, harus memberikan rasa perlindungan bagi masyarakat dengan semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat dan semakin mampu menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan.