Selain itu, masih banyak potensi lain yang layak diperjuangkan, di antaranya Festival Kampung Patin di Kampar, Istana Siak, Lampu Colok di Bengkalis, Petang Megang di Pekanbaru, serta Ombak Bono di Pelalawan.

"Potensi-potensi ini harus kita dorong bersama. Kita tidak boleh hanya terpaku pada destinasi dan event yang sudah dikenal. Masih banyak kekayaan budaya dan pariwisata Riau yang memiliki daya tarik luar biasa dan layak diperjuangkan agar semakin dikenal secara nasional," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bupati Bengkalis, Johansyah Alfi, mengapresiasi Hendry Munief yang telah menjadikan Bengkalis sebagai salah satu lokasi peningkatan kapasitas bagi masyarakat dan pelaku pariwisata.

Ia mengakui strategi promosi dan pemasaran wisata di Bengkalis belum optimal karena gaungnya masih terbatas di lingkungan setempat.

"Saat ini kita mengakui belum optimalnya strategi promosi dan pemasaran. Gaungnya masih terdengar di lingkungan kita sendiri. Seharusnya mampu menjangkau publik yang lebih luas yaitu masyarakat luar Bengkalis."