Berdasarkan data BMKG, sekitar 73 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dengan puncak pada Juli hingga September. Selain itu, 25 provinsi dilaporkan telah mengalami hari tanpa hujan selama lebih dari 60 hari.
Ia menjelaskan SPAM dapat memanfaatkan sumber air dari sungai maupun air tanah sehingga pasokan air tetap dapat diperoleh ketika sumber air permukaan mengalami kekeringan.
"Kalau SPAM itu, airnya bisa bersumber dari sungai, bisa juga bersumber dari air tanah. Nah, apabila air sungai itu kering, otomatis bisa ambil dari air tanah," ujarnya.
Menurut dia, pembangunan SPAM perlu diawali dengan analisis terhadap ketersediaan air tanah untuk memastikan sumber air yang dapat dimanfaatkan.