NADIKABAR.COM — Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru, Jenderal Pol Suyudi Ario Seto memastikan anggotanya untuk tidak lagi bersikap represif terhadap rakyat kecil.

Menurut dia, tugas Jenderal Suyudi ke depan cukup berat untuk mengembalikan marwah Polri sebagai pelayan masyarakat. Dia pun meminta agar Suyudi mengembalikan Polri sebagai lembaga penegak hukum, bukan justru dijadikan alat kekuasaan.

"Harus ada reformasi kultural Polri, dari arogansi ke pelayanan. Kasus Sambo, kasus Kanjuruhan, kasus penganiayaan warga masih membekas," kata Benny di Jakarta, Jumat.

Selain itu, dia meminta agar Suyudi menghilangkan kultur buruk di tubuh Korps Bhayangkara, seperti kebiasaan "no viral, no justice", pungutan liar, pemerasan, dan masalah beking. Polri, kata dia, harus menerapkan penegakan hukum yang tajam ke atas, namun humanis ke bawah.