Keributan yang terjadi diluar gedung DPRD Kabupaten Malang itupun berhasil diredam. Namun Pak Dur kembali menyerang dengan melempar botol mineral ke arah Zulham.

Setelah kejadian itu, Zulham kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Kanjuruhan. Sebab ia menderita benjolan di kepala kiri dan nyeri di bagian samping serta belakang kepala. Sementara itu, bibirnya mengalami luka sobek.

Tak terima mendapat penganiayaan, Zulham kemudian secara resmi melaporkan kekerasan yang dialami ke Polres Malang. Ia juga melampirkan barang bukti visum sebagai pelengkap bukti laporan.

"Saya menjalankan tugas negara menemui masyarakat, tetapi justru mendapat tindakan kekerasan. Saya mohon keadilan. Menyampaikan pendapat tidak boleh dengan cara arogan," pungkasnya.