"Pertama, saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media kemarin," kata Choirussaib Selasa (22/9/2026).
Choirussaib menjelaskan, di lahan tersebut memang masih terdapat sisa-sisa kayu yang belum terbakar. Kayu itu kemudian dibersihkan, ditebang, dikumpulkan, lalu dibakar.
Dia menyebut pembakaran tumpukan kayu tersebut terjadi pada 17 September 2026.
"Intinya, saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas-bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar. Jadi, lahan saya itu sudah terbakar semuanya," ujarnya.