Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara utuh bagaimana rangkaian peristiwa hingga helikopter akhirnya terjatuh. Gilang sempat kehilangan kesadaran dan baru tersadar ketika proses evakuasi berlangsung.
Insiden tersebut meninggalkan pengalaman berat bagi prajurit Penerbad itu. Ia mengaku sempat mengalami syok bahkan demam setelah kecelakaan yang terjadi ketika menjalankan tugas pemadaman karhutla tersebut.
Meski demikian, kondisi Gilang kini berangsur membaik. Saat ditemui di rumah sakit, ia masih menggunakan kursi roda ketika hendak dibawa menuju ambulans untuk diberangkatkan bersama korban lainnya ke Banjarmasin guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.