NADIKABAR.COM — Pemerintah Estonia tengah mempertimbangkan penerapan wajib militer bagi perempuan menyusul terus menurunnya tingkat kelahiran di negara tersebut, ujar Direktur Jenderal Badan Sumber Daya Pertahanan Estonia Anu Rannaveski, seperti dikutip oleh lembaga penyiaran Estonia, ERR.

Menurut laporan yang dirilis pada Rabu (7/10), jumlah peserta wajib militer di Estonia ditargetkan mencapai 4.100 orang mulai tahun depan.

Namun, seiring dengan tren penurunan angka kelahiran, target rekrutmen wajib militer untuk periode 2035-2040 diproyeksikan akan sulit tercapai jika pemerintah hanya mendaftarkan para pemuda.