NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mengoperasikan Anjungan Daerah Kaltara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta dan menjadi wadah untuk promosi budaya, pariwisata, produk unggulan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga peluang investasi.

“Melalui kegiatan Semarak Benuanta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 Provinsi Kaltara, Selasa (27/10) kemarin, kita mulai operasikan Anjungan Kaltara di TMII,” ujar Kepala Badan Penghubung (Banhub) Kaltara Teddy Kusuma dalam keterangan tertulisnya di Tanjung Selor, Rabu.

Dalam rangkaian mengawali pengoperasian tersebut, kata dia, sejumlah agenda dilakukan, yaitu senam sehat ceria bersama, pemeriksaan kesehatan gratis dan penanaman pohon. Rangkaian kegiatan ini, sebut Teddy, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menghidupkan Anjungan Kaltara sebagai ruang promosi dan interaksi masyarakat.

“Anjungan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya, pariwisata dan produk unggulan Kaltara kepada masyarakat luas. Kami juga berharap keberadaannya dapat membuka peluang kerja sama dan menarik minat investor,” katanya.

Sebelum pelaksanaan Semarak Benuanta, lanjutnya, Banhub Kaltara juga berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival (COCF), sebuah kegiatan kolaborasi Indonesia Tourism Information Center (Indonesia TIC) dan Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI).

Dalam kegiatan tersebut, Banhub Kaltara menampilkan berbagai produk UMKM, pertunjukan tari, serta sajian makanan khas Kaltara yang dapat dicicipi secara gratis oleh pengunjung.

Menurutnya, keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya, kuliner dan produk unggulan Kaltara kepada masyarakat dari berbagai daerah maupun pengunjung mancanegara.

“Stan Kaltara dalam festival tersebut juga mendapat kunjungan dari perwakilan Kedutaan Ceko, Swiss, Iran dan Vietnam. Para perwakilan kedutaan berkesempatan mengenal sekaligus mencicipi makanan khas Kaltara,” ungkapnya.

Partisipasi Banhub Kaltara dalam COCF, jelas dia, mendapat dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, Dinas Kehutanan Kaltara, Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltara.

Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memperkenalkan produk unggulan, potensi ekonomi, dan kekayaan budaya Kaltara kepada masyarakat luas.

“Anjungan ini akan terus kami manfaatkan untuk memperkenalkan Kaltara, mulai dari seni budaya, destinasi wisata, produk UMKM, hingga peluang investasi. Dengan itu kita berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal Kaltara dan tertarik untuk berkunjung maupun berinvestasi,” kata Teddy.