Pada periode Januari-September 2026, pendapatan perusahaan tumbuh 23 persen menjadi Rp88,48 triliun. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) meningkat 45 persen menjadi Rp13,48 triliun, sedangkan laba usaha tumbuh 53 persen menjadi Rp12,05 triliun.

Dari sisi keuangan, total aset perseroan mencapai Rp59,74 triliun, meningkat 24 persen. Ekuitas tumbuh 17 persen menjadi Rp41,22 triliun, dengan kas dan setara kas sebesar Rp10,54 triliun serta arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp5,06 triliun.

Penerimaan kas dari pelanggan tercatat sebesar Rp87,92 triliun, meningkat 29 persen, sejalan dengan pertumbuhan penjualan dan pengelolaan modal kerja yang efektif.