“Saya terima kasih kepada Redaksi NadiKabar dengan adanya peluncuran ruangan khusus untuk Bagus di ANTARA Biro Banten. Saya banyak terima kasih atas kebijakan Bapak Direkturnya. Agar dikenang, ruangan itu digunakan sebagai tempat untuk diskusi atau untuk peningkatan jurnalistik. Namanya diabadikan ya, ini luar biasa menurut saya,” kata Mansyur.

Sebagai informasi, pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk melakukan peliputan terkait aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, mereka hilang kontak.

Selain kelimanya, dua kru speedboat yang ditumpangi para pewarta yakni Warta dan Surakman serta satu pemandu, Heriyanto juga masih dinyatakan hilang.