NADIKABAR.COM — Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menyampaikan minat memperdalam kerja sama dengan Xinhua secara khusus untuk merangkul teknologi baru pada era kecerdasan buatan (AI).
"Kami juga sangat tertarik terhadap langkah-langkah Xinhua dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI, mengintegrasikan AI sebagai jembatan untuk menyampaikan informasi ke dunia internasional sekaligus meningkatkan kualitas dan efisiensi kerja," kata Abdul Hakim di Beijing, Kamis.
Abdul Hakim menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Presiden Xinhua Fu Hua menjelang KTT ke-7 "World Media Summit" yang berlangsung pada 5-9 November 2026 di Beijing. Abdul Hakim menjadi tamu pertama yang ditemui Fu Hua dalam rangkaian pertemuan bilateral dengan para pemimpin kantor berita dari berbagai negara tersebut.
"Apabila ada kesempatan, ANTARA berharap dapat secara bertahap mempelajari berbagai praktik unggulan Xinhua dalam penerapan teknologi dan pengembangan komunikasi termasuk Xinhua Yudian," kata Abdul Hakim.
Xinhua Yudian adalah agen informasi berita politik AI yang diluncurkan secara resmi oleh Kantor Berita Xinhua pada Juni 2026 dengan fokus berita politik, pelacakan sumber, tanya jawab berita dan layanan lainnya.
"Kami berharap dapat terus mempelajari praktik-praktik unggulan Xinhua dalam bidang teknologi dan komunikasi. Kami berharap Antara juga bisa mendapatkan informasi dan pembanding mengenai hal tersebut sebagai pembelajaran dan inspirasi," ungkap Abdul Hakim lebih lanjut.