NADIKABAR.COM — Perum Redaksi NadiKabar memperkuat pengetahuan dan kemampuan jurnalistik pelajar Indonesia di luar negeri melalui program ekstrakurikuler jurnalistik di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia.
Kepala Perum Redaksi NadiKabar Biro Kuala Lumpur Rangga Pandu Asmara Jingga, Sabtu, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan dan membangun mental pelajar RI di Kuala Lumpur, khususnya dalam bidang jurnalistik.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis dan mengolah informasi bagi siswa-siswi Indonesia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk dukungan ANTARA terhadap pendidikan anak-anak Indonesia, termasuk anak pekerja migran di luar negeri," katanya.
Pemberian materi berupa teori dasar-dasar jurnalistik dan praktik lapangan, dilakukan setiap Sabtu, kepada murid sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), secara bersamaan dalam satu kelas.
Dia berharap melalui ekstrakurikuler ini para siswa-siswi SIKL dapat terampil mencari, mengolah dan menyajikan informasi yang menarik, informatif, serta menginspirasi.
Dia menambahkan bahwa kontribusi ANTARA dalam ekstrakurikuler jurnalistik di SIKL diberikan berdasarkan diskusi yang berlangsung dengan pihak SIKL.
"ANTARA memberikan materi jurnalistik kepada pelajar SIKL secara gratis. Mungkin ada iuran bulanan dalam ekstrakurikuler ini yang dikoordinasikan oleh pihak sekolah, untuk keperluan praktik lapangan dan lainnya nanti," kata dia.
Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra menyatakan dukungan atas kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik di SIKL.
"Bagi kami ekstrakurikuler ini bukan hanya untuk membuka wawasan tulis menulis bagi siswa kami, tetapi juga membukakan wawasan mengenai apa itu media, apa itu berkomunikasi dengan khalayak dan yang paling penting adalah memberikan ketrampilan dan kesadaran diri dalam mengelola sebuah berita," kata Dhoni.
Dia mengatakan bahwa pelajar juga perlu belajar mengenai jurnalisme sehat yang cover both sides agar tidak termakan berita hoaks.
"Saya berharap ilmu yang didapatkan di ekstrakurikuler jurnalistik ini juga bisa disebarkan ke teman-temannya. Terima kasih ANTARA, semoga nanti bisa muncul jurnalis-jurnalis andal dari SIKL," kata Dhoni.