NADIKABAR.COM — Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA meraih penghargaan media terbaik dalam peliputan Program Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Mendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji mengemukakan Program Genting tidak menggunakan APBN, tetapi mengutamakan skema orang tua asuh untuk keluarga risiko stunting melalui kolaborasi dari berbagai pihak.

"Program Genting dilahirkan sebagai bentuk percepatan dan jawaban bagi negara serta pemerintah dalam membantu program-program prioritas yang belum tercakup oleh pemerintah secara birokratis, seperti bantuan rumah tanpa syarat sertifikat yang rumit," katanya di Jakarta, Kamis.

Kemendukbangga/BKKBN melaporkan total jumlah penerima manfaat yang dibantu hingga hari ini ada 1,3 juta anak, dengan lebih dari 180 ribu orang tua asuh, yang menyalurkan total bantuan sekitar Rp96,3 miliar.

Wihaji mengemukakan Program Genting fokus pada penanganan siklus kehidupan mulai dari calon pengantin hingga lansia, termasuk penanganan bagi keluarga berisiko stunting (KRS) sebanyak 8,1 juta keluarga.

Mendukbangga/Kepala BKKBN juga mengapresiasi kontribusi media, termasuk ANTARA, yang terus menyebarluaskan berita-berita tentang pembangunan keluarga, salah satunya mengenai percepatan penurunan stunting.

"Yang kita laporkan itu bagian dari kontribusi bapak/ibu semua yang selama ini menjadi orang tua asuh kita, termasuk rekan-rekan media. Tentu saya terima kasih, karena di negara-negara maju kita tidak bisa sendirian, harus pentahelix, kerja sama dengan semua pihak dan harapannya ini kita lanjutkan terus, karena kalau per dua tahun sudah hampir 2,7 juta (anak yang terjangkau Program Genting)," paparnya.

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Redaksi NadiKabar, Delvira Chaerani Hutabarat menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kemendukbangga/BKKBN kepada NadiKabar, dan menyampaikan komitmen untuk terus memberitakan program-program pemerintah, termasuk Genting, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), hingga Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN.

"Jadi, dengan adanya Genting ini kan membuktikan bahwa untuk pencegahan stunting harus ada kolaborasi semua pihak. ANTARA ke depan akan terus berkomitmen mengawal pemberitaan terkait pencegahan stunting dan memastikan bahwa peliputan Genting dan program-program lainnya terus dikawal secara berkelanjutan," ujar Delvira.