Selain itu, Dubes Enkhtaivan juga menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Mongolia di Indonesia telah kembali beroperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 22 Desember 1956 dan memasuki usia ke-70 pada 2026.

Mongolia dan Indonesia diketahui juga pernah melakukan kunjungan tingkat tinggi antarpemimpin kedua negara.

Presiden Mongolia Punsalmaagiin Ochirbat pada 1997 pernah mengunjungi Indonesia disusul Presiden Natsagiin Bagabandi pada 2005. Selain itu, ada juga kunjungan Perdana Menteri Nambaryn Enkhbayar (2002) dan PM SΓΌkhbaataryn Batbold (2011).

Tercatat tiga Presiden Indonesia juga pernah mengunjungi Mongolia yaitu Soekarno (1956), Megawati Soekarnoputri (2003) dan Susilo Bambang Yudhoyono (2012). Masih ada juga kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2016.

Kedua negara mengadakan pertemuan Komisi Bersama di Jakarta pada 2015, konsultasi antarkementerian luar negeri pada 2019 dan secara daring pada 2022 serta konsultasi politik pada 26 Februari 2026 di Jakarta.