Pramono berharap upaya tersebut dapat mengurangi risiko banjir ketika curah hujan mulai meningkat pada Januari dan mencapai puncaknya pada Februari 2027.
"Sekarang ini sampai dengan bulan Desember, Pemerintah DKI Jakarta akan terus tetap untuk melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada, apakah itu Ciliwung, Angke, Krukut, Cakung Lama, dan sebagainya akan kita kebut," jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta juga menyampaikan kesediaan untuk memberikan pendampingan terhadap proses normalisasi sungai di Ibu Kota. Selain itu, Pramono menyebut koordinasi dengan TNI dan Polri serta seluruh pemangku kepentingan terus dilakukan untuk mematangkan langkah penanganan banjir.