"Kemarin juga sudah kita laporkan ke BPH Migas dan pemerintah sendiri, yang penting pengguna konsumen atau masyarakat untuk membutuhkan BBM tersedia itu. Jadi kita belum tidak menetapkan kuota khusus," lanjutnya.
Eko turut menanggapi terkait fenomena maraknya pedagang pertalite eceran yang menjual hingga Rp 30 per botol untuk 1,5 liternya. Eko menegaskan hal tersebut akan dikordinasikan dengan satgas terkait.
"(Pertalite eceran dijual Rp 30 Ribu per botol?) Ya itu juga salah satu nanti mungkin izin kita akan berkoordinasi dengan pemerintah kota ataupun polisi untuk, kebetulan pak gubernur sudah menyiapkan satgas nanti dari bagian satgas itu ya," tegas Eko.
Pantauan NadiKabar, Minggu (13/9), seorang warga menjual Pertalite di tepi jalan tidak jauh dari SPBU Pertamina 74.902.78 Jalan AP Pettarani Makassar. Pedagang menjajakan BBM tersebut dalam wadah botol mineral kemasan.