Ikbal mengaku kondisi ini sudah terjadi sejak sebulan lebih. Hal ini juga mengganggu aktivitas pekerjaannya yang kerap mengantar pesanan.

"Mengganggu sekali (aktivitas), apalagi kalau dibilang race pertama kita mengantre, race kedua terlambat pulang kita dimarahi sama kepala gudang," jelasnya.