Salah seorang sopir truk asal Pinrang, Umar (38), mengaku sengaja ikut mengantre setelah mendapat informasi mengenai ketersediaan stok solar di SPBU tersebut. Dia menyebut antrean panjang seperti ini sudah menjadi pemandangan biasa di hampir semua SPBU.
"Antre Solar. Karena dapat info sudah ada stoknya di sini, jadi ikut antre. Biasanya antre bisa 1 sampai 2 jam," ujar Umar saat ditemui NadiKabar di lokasi.
Umar menjelaskan, kelangkaan solar sangat mengganggu pekerjaannya sebagai pengangkut logistik. Untuk mengantisipasi kelangkaan di jalan, ia memilih untuk mengisi tangki kendaraannya hingga penuh.
"Karena sekarang memang susah solar, semua SPBU rata-rata antre baru bisa dapat. Iya, saya isi full memang. Kalau tidak ada solar begini tidak bisa kita kerja, apalagi kalau saya lagi muat beras," ungkapnya.