"Badan intelijen kami memandang hal ini sebagai potensi ancaman bagi negara," tegasnya.

Anwar menjelaskan bahwa Malaysia termasuk negara yang dianggap sebagai target karena kapabilitas infrastruktur digital dan pusat datanya merupakan salah satu yang terkuat. Dia juga menyinggung sikap Malaysia terkait isu-isu seperti Palestina dan Gaza yang dianggap kontroversial oleh beberapa negara lain.

Anwar menambahkan bahwa Direktur Jenderal Dewan Keamanan Nasional akan memberikan pengarahan khusus secara tertutup kepada seluruh anggota parlemen dalam satu hingga dua hari ke depan.