Jadi, desil bukan kartu otomatis untuk mendapatkan bansos.

Bagaimana dengan masyarakat yang masuk desil 5?

Desil 5 berada di sekitar kelompok menengah ke bawah dalam pemeringkatan kesejahteraan. Kelompok ini masih dapat menjadi sasaran program tertentu sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Misalnya, terdapat program bantuan yang mempunyai kriteria kepesertaan tersendiri.

Karena itu, masyarakat yang masuk desil 5 tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa dirinya tidak akan mendapatkan bantuan pemerintah.

Kelompok desil 6 hingga 10 secara umum memiliki posisi kesejahteraan relatif lebih tinggi dibandingkan desil 1 sampai 5.

Karena itu, kelompok ini umumnya bukan menjadi prioritas utama sejumlah program bansos yang ditujukan kepada masyarakat dengan tingkat kesejahteraan lebih rendah.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa angka desil bukan satu-satunya penentu untuk semua program pemerintah.

Penggunaan desil harus dilihat sesuai tujuan dan ketentuan program yang bersangkutan.

Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah desil tidak ditentukan hanya berdasarkan penghasilan.

BPS menjelaskan bahwa penentuan posisi desil mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.

Beberapa informasi yang dapat menjadi bagian dari penilaian tim redaksi lain:

Kondisi tempat tinggal atau perumahan.

Bahan bakar dan energi untuk memasak.

Berbagai karakteristik sosial ekonomi lainnya.

Informasi tersebut kemudian dipertimbangkan secara statistik menggunakan pendekatan Proxy Means Test (PMT) untuk mengestimasi posisi kesejahteraan relatif keluarga.

Jadi, satu indikator saja tidak otomatis menentukan seseorang masuk desil tertentu.

Misalnya, memiliki daya listrik tertentu tidak serta-merta membuat sebuah keluarga masuk desil 8 atau 9. Berbagai karakteristik diperhitungkan secara bersama-sama.

Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi pihak yang menyusun dan mengelola DTSEN. Data tersebut kemudian digunakan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sesuai kebutuhan program.

DTSEN dibangun dengan mengintegrasikan berbagai sumber data sosial ekonomi pemerintah dan terus diperbarui agar semakin menggambarkan kondisi masyarakat.

Berdasarkan informasi BPS, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 per 10 Juli 2026 mencakup sekitar 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.

Data tersebut terus dimutakhirkan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah.

Masyarakat dapat mengecek informasi terkait bansos dan status data melalui kanal resmi pemerintah.

Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui aplikasi Cek Bansos.

Registrasi atau login menggunakan akun yang tersedia.

Periksa informasi yang ditampilkan sistem.

Jika data tersedia, sistem dapat menampilkan informasi terkait status kepesertaan bansos dan data kesejahteraan yang tercatat.