NADIKABAR.COM β€” Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menjadikan Kota Singkawang, Kalimantan Barat, sebagai contoh pengembangan kebudayaan sebagai penggerak persaudaraan, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi mengatakan Kota Singkawang dipilih sebagai lokasi Rembuk Sektor Kebudayaan APEKSI karena memiliki kekayaan budaya yang dapat menjadi pembelajaran bagi kota-kota lain di Indonesia.

β€œKita mengambil contoh di Kota Singkawang, bagaimana budaya menjadi bagian untuk penggerak persaudaraan dan penggerak ekonomi. Kita sadar, kota kita tidak boleh melupakan sejarahnya dan kota itu akan besar ketika kita mengutamakan kebudayaan,” kata Eri Cahyadi dalam Rembuk Sektor Kebudayaan Apeksi di Kota Singkawang, Kalbar, Jumat.

Menurut Eri, keberadaan budaya tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui perayaan Cap Go Meh yang telah menjadi bagian dari daya tarik budaya Kota Singkawang.

Ia mengatakan pengalaman Singkawang dalam mengemas kebudayaan menjadi kegiatan yang mampu menggerakkan perekonomian dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah kota lainnya.

β€œKita lihat bagaimana Cap Go Meh bisa menggerakkan perekonomian di Singkawang. Karena itu, melalui rembuk budaya ini, kita ingin kota-kota lain belajar dari apa yang sudah dilakukan Singkawang,” ujarnya.