Djuwantoro menyebut, saat ini pergerakan titik api mengarah ke wilayah Malang, salah satunya di kawasan Jemplangan.
Sebelumnya, petugas sempat berhasil memadamkan api di kawasan Pengol pada Jumat malam. Djuwantoro mengatakan, proses pemadaman dilakukan menggunakan peralatan pemadam dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 20.00 WIB.
"Sempat kita padamkan di daerah Pengol. Kita sudah padamkan tadi malam. Saya sendiri juga dengan rekan-rekan yang lain menggunakan alat pemadam. Alhamdulillah bisa terpadamkan kurang lebih pukul 20.00," jelasnya.
Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama. Setelah petugas bergeser dari lokasi, api kembali muncul.
Menurut Djuwantoro, kemunculan kembali api diduga dipengaruhi kondisi angin yang cukup kencang pada malam hari. Tiupan angin membuat api kembali menyala dan berpotensi menyebar dengan cepat.