"Selain secara manual, upaya pemadaman juga dilakukan menggunakan heli atau water bombing yang dilakukan oleh Provinsi Jatim, dalam hal ini BPBD Provinsi," kata Oemar.

Ia menambahkan, kabut yang muncul sewaktu-waktu dapat menghambat penerbangan helikopter sehingga operasi water bombing tidak selalu dapat dilakukan secara optimal.

Meski demikian, tim gabungan berharap kondisi cuaca mendukung sehingga proses pemadaman dapat segera dituntaskan, baik melalui penanganan secara manual maupun bantuan water bombing.

"Mudah-mudahan hingga hari ini semuanya cerah dan api bisa segera dapat dipadamkan, baik melalui manual ataupun melalui water bombing," pungkasnya.