Aditya menjelaskan kapasitas innopreneur mencakup empat aspek, yakni toolset, skillset, mindset, dan mental set. Ia menilai keempat aspek tersebut menjadi dasar penguatan kemampuan teknis, manajerial, inovasi, dan ketangguhan menghadapi perubahan.
Ia mengatakan pelaku UMKM perlu mampu membaca peluang pasar, memahami kebutuhan pelanggan, menggunakan data dalam pengambilan keputusan, dan menyusun strategi pertumbuhan usaha.
Selain kepemimpinan, ia menambahkan pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), penting untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan mendukung pengambilan keputusan bisnis.