NADIKABAR.COM — Ketua Bidang Kelembagaan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Elly Noor mendukung agar setiap pihak di pemerintahan dapat menghilangkan silo atau kebiasaan bekerja terisolasi dalam menghadirkan konektivitas digital berkualitas di Indonesia.

Menurutnya langkah ini penting agar koordinasi yang telah dibangun antara industri dan tiap instansi pemerintah tidak terhenti pada satu pertemuan saja tapi bisa dieksekusi pada agenda prioritas yang lebih besar.

"Koordinasi itu penting, tapi langkah-langkah apa yang perlu disiapkan setelahnya juga (penting). Jadi perlu ada sebuah prioritas, langkah-langkah yang perlu disiapkan (setelah koordinasi). Itu yang kami rasakan di lapangan," kata Elly dalam acara diskusi yang diikuti di Jakarta, Senin.

Elly mengatakan dalam mendukung penyediaan konektivitas digital yang berkualitas bagi masyarakat, APJII sebagai asosiasi yang mewadahi para penyedia jasa internet di Indonesia selalu terbuka berkoordinasi dengan pemerintah untuk mendukung visi transformasi digital.

Salah satu koordinasi yang erat terbangun adalah dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama dengan asosiasi lainnya yang terlibat dalam penyediaan internet.

Meski begitu, koordinasi dengan satu lembaga saja tidak cukup. Perlu ada koordinasi yang lebih luas seperti dengan pemerintah daerah yang memiliki kebijakan berbeda-beda antar satu wilayah dengan wilayah lainnya agar prioritas yang sama yaitu terkait kualitas internet yang optimal bisa dicapai.

"Kualitas yang bagus itu akan memengaruhi bagaimana internet di deliver ke masyarakat. Masalah-masalah jaringan itu bukan hanya masalah mereka (penyedia jasa internet) sendiri, tapi masalah bersama. Maka dari itu koordinasi antara kementerian, lembaga, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah itu dibutuhkan sangat," kata Elly.

Elly berpendapat kualitas internet yang didapat masyarakat penting ditingkatkan agar konektivitas digital yang saat ini dimiliki Indonesia bisa memberikan dampak positif yang maksimal khususnya bagi perekonomian negara.

Apabila kualitas internet tidak diupayakan, potensi-potensi ekonomi digital yang diproyeksikan untuk Indonesia dalam beragam survei maupun laporan riset bisa jadi tidak tercapai.

"Jadi bukan hanya tersambung tapi tidak mendapatkan manfaat. Itu jangan sampai terjadi. Ketersambungan harus diikuti dengan kualitas yang bagus, harga terjangkau, dan membawa manfaat bagi kita semua," kata Elly.