NADIKABAR.COM — Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) terus memperkuat peran petani sawit dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional serta mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua Umum DPP Apkasido Gulat ME Manurung mengatakan di masa mendatang peranan petani sawit bukan hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mitigasi dan pencegahan karhutla.

Menurut Gulat dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, pemerintah menilai industri kelapa sawit merupakan bagian integral dari keberlanjutan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, langkah-langkah preventif yang melibatkan petani sawit secara langsung sangat krusial guna mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kesejahteraan petani.

"Melalui sinergi ini, diharapkan terbangun kebijakan konkret yang menempatkan petani sawit sebagai mitra strategis negara dalam mewujudkan tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas dari ancaman karhutla," ujarnya.

Terkait hal itu, Sekjen Apkasindo Djono A. Burhan mengatakan penguatan peran petani sawit tersebut akan menjadi bahasan utama dalam Pertemuan Nasional Petani Sawit Indonesia ke 3 (PENAS III) pada 27 - 29 Oktober 2026 di Jakarta.