Sesuai Inpres No 2/2026, lanjutnya, Agrinas Palma Nusantara mendapat mandat mengelola 4,1 juta lahan hasil penertiban dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Ia mengatakan terdapat sejumlah target perusahaan dari lahan tersebut, antara lain pembangunan kebun sawit seluas 400.000 hektare, reaktivasi pabrik biodiesel berkapasitas 600.000 ton per tahun serta pengembangan perkebunan singkong 300.000 hektare.

Perusahaan juga berencana membangun dua pabrik bioetanol serta mengembangkan perkebunan jagung dan kedelai masing-masing seluas 250.000 hektare dan 400.000 hektare.