NADIKABAR.COM — Mulai dari kemasan makanan yang dapat terurai secara hayati (biodegradable) hingga kertas alas panggang tahan minyak, Asia Pulp & Paper (APP), perusahaan pulp dan kertas asal Indonesia, terus memperluas portofolio produk kertas berkelanjutan melalui sembilan kali partisipasi berturut-turut dalam ajang Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/CIIE).

Dengan mengusung tema "Sinergi untuk Pertumbuhan Bersama," APP memamerkan inovasi terbarunya dalam bahan berbasis kertas dan kolaborasi industri di ajang CIIE ke-9, sekaligus menyoroti inisiatif barunya yang bertajuk "Kehutanan Terpadu, Pulp, dan Kertas Plus" (Integrated Forestry, Pulp and Paper Plus), sebagaimana dilansir Xinhua.

Sebagai perusahaan yang telah sembilan kali berpartisipasi, APP telah menyaksikan perkembangan pameran itu menjadi sebuah platform untuk peluncuran produk, dialog industri, dan kerja sama internasional. Dalam CIIE perdana pada 2018, APP pertama kali hadir di China melalui produk Foopak Bio Natura, yaitu produk karton dan gelas kertas food-grade yang dapat terurai secara hayati. Sejak saat itu, lini produk Foopak telah ditingkatkan dan diperluas pada setiap edisi pameran berikutnya. Dalam CIIE edisi ketiga, perusahaan itu memperkenalkan penyempurnaan dalam hal biodegradabilitas dan daur ulang. Dalam edisi keenam, APP meluncurkan Foopak Non-Fluoro, kertas kemasan makanan tahan minyak bebas fluorin, yang kemudian disusul dengan Foopak Natural Greaseproof Paper dalam edisi kedelapan. Selama bertahun-tahun, Foopak berkembang dari satu produk unggulan menjadi beragam produk berbasis kertas yang dapat digunakan sebagai alternatif kemasan plastik untuk berbagai keperluan. Dengan memanfaatkan efek limpahan dari ajang CIIE, lini produk tersebut juga menarik perhatian di pasar internasional, dengan ekspor yang menjangkau negara-negara seperti Inggris, Meksiko, dan India. Tahun ini, APP memperkenalkan Foopak Baking Paper, memperluas aplikasinya ke bidang pemanggangan (baking) baik untuk rumah tangga maupun industri. Produk tersebut memiliki keunggulan seperti tahan panas, tahan minyak, dan antilengket. Selain inovasi produk, APP memanfaatkan pameran tersebut untuk memperkuat pertukaran dan kerja sama industri di seluruh rantai pasokan. Pada Jumat (6/11) pagi waktu setempat, perusahaan tersebut menyelenggarakan Forum Fudan-Magnolia (Fudan-Magnolia Forum) kelima dengan mengusung tema "Sinergi Industri di Bawah Tatanan Baru Regulasi Hijau" (Industrial Synergy under the New Normal of Green Regulations). Diselenggarakan oleh Wadah Pemikir (Think Tank) dengan dukungan dari APP dan Fudan Development Institute, forum itu mempertemukan perwakilan dari kalangan akademisi, industri, institusi penelitian, dan organisasi pelanggan. Diskusi berfokus pada akses pasar, kerja sama pengadaan, sertifikasi, dan penelusuran data, serta mengeksplorasi berbagai cara untuk memperkuat kolaborasi di seluruh industri kehutanan, pulp, dan kertas China di tengah persyaratan perdagangan hijau yang terus berkembang. Dalam acara tersebut, APP menandatangani perjanjian kerja sama strategis mengenai rantai industri hijau dengan Shandong Publishing Group. Kedua belah pihak akan memperdalam kerja sama di bidang pengadaan hijau, pengembangan produk kertas, dan pengembangan rantai pasokan berkelanjutan, sekaligus mengeksplorasi model-model baru untuk penerbitan yang ramah lingkungan. Zhai Jingli, wakil presiden APP, mengatakan bahwa CIIE terus memperluas peluang bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam kerja sama internasional seiring dengan upaya China dalam meningkatkan keterbukaan berstandar tinggi. Setelah sembilan tahun berpartisipasi, APP berharap dapat terus memanfaatkan pameran ini sebagai sebuah platform untuk memperkenalkan produk-produk baru, berbagi praktik inovatif, dan terlibat dalam diskusi-diskusi mengenai perkembangan industri, ujarnya. Zhai menambahkan bahwa perusahaan tersebut bertujuan untuk memperluas kemitraan dan pemahaman bersama yang terjalin di pameran ini menjadi kerja sama jangka panjang di luar area ekshibisi. Melalui inisiatif "Integrated Forestry, Pulp and Paper Plus", APP akan lebih lanjut mendorong kolaborasi industri dan inovasi hijau bekerja sama dengan para mitra untuk membangun ekosistem industri yang lebih berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang, imbuhnya.