NADIKABAR.COM — Apple dilaporkan bakal menghentikan produksi laptop MacBook Pro varian tanpa layar sentuh mulai tahun depan.
Langkah ini diambil seiring rencana raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat tersebut untuk mengalihkan jajaran laptop premiumnya secara penuh menjadi layar sentuh.
Dilansir laporan Gadgets 360 pada Senin (2/11) waktu setempat, Apple dijadwalkan memperkenalkan generasi kedua dari MacBook Pro berlayar sentuh pada 2027 mendatang.
Lini laptop terbaru tersebut diperkirakan bakal ditenagai oleh chip teranyar M7 Pro dan M7 Max, yang dirancang khusus dengan optimasi perangkat keras guna mendukung integrasi fitur kecerdasan artifisial (AI).
Bersamaan dengan proses transisi ke ekosistem perangkat berlayar sentuh tersebut, Apple juga dilaporkan tengah menyiapkan MacBook Pro 14 inci kelas entry-level yang dibekali chip M7.
Perangkat ini akan tampil dengan bodi yang lebih tipis dan ringan, lengkap dengan bezel layar yang lebih ramping, seperti MacBook kelas atas.
Saat ini, model MacBook Pro berlayar sentuh memiliki selisih harga sekitar 400 dolar AS (Rp7,25 juta) lebih tinggi dibandingkan varian tanpa layar sentuh.
Harganya lebih mahal karena varian tersebut menyematkan teknologi layar sentuh, panel OLED, serta integrasi antarmuka Dynamic Island.
Mengembangkan dan memasarkan dua varian layar secara bersamaan dinilai dapat menambah beban efisiensi pada tim rekayasa, strategi pemasaran, hingga rantai manufaktur Apple.
Meski varian MacBook Pro berprosesor M5 Pro dan M5 Max tanpa layar sentuh yang baru saja dirilis saat ini masih dipasarkan, Apple diperkirakan tidak akan melanjutkan pengembangan model tanpa layar sentuh untuk lini perangkat premium pada masa mendatang.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha