Tahun lalu, Gurman sempat melaporkan bahwa perusahaan yang berbasis di Cupertino itu memang berupaya memperketat pengelolaan Apple Fitness+.
Selain mencoba peningkatan layanan lewat fitur baru seperti dukungan sulih suara yang dihasilkan AI untuk video latihan, PHK tampaknya menjadi jalan tak terhindarkan.
Gurman meyakini Apple tidak akan menghilangkan layanan tersebut sepenuhnya untuk menghindari reaksi negatif.
Namun perusahaan mungkin akan melakukan pengurangan biaya untuk pengembangan layanan itu dalam waktu dekat.
Gelombang PHK kali ini adalah yang pertama terjadi di bawah kepemimpinan CEO baru John Ternus.