Namun tidak dijelaskan secara rinci mengenai sosok tersangka yang ditangkap dalam insiden tersebut.
Lebih lanjut, Direktorat Jenderal Keamanan Publik Saudi mengimbau masyarakat untuk mengacu pada sumber-sumber resmi. Ditegaskan bahwa sejumlah klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Klaim yang beredar luas di media sosial sebelumnya menyebutkan bahwa seseorang yang diamankan di sekitar area Masjidil Haram merupakan seorang "pengebom bunuh diri" dan telah berupaya melakukan serangan.
Sejumlah akun media sosial bahkan menyebut jika terduga pengebom bunuh diri itu mengenakan rompi peledak dan sempat mendekati Kakbah.
Pernyataan resmi yang dirilis otoritas Saudi tidak memuat informasi apa pun yang mengindikasikan ditemukannya bahan peledak pada tersangka yang mereka tangkap di Mekkah, juga tidak menyebut soal adanya upaya serangan yang dilakukan.