Laporan media itu belum dikomentari secara langsung oleh otoritas Saudi.
Arab Saudi Konfirmasi Keterlibatan Diplomatik Iran
Kementerian Luar Negeri Saudi mengonfirmasi bahwa Pangeran Khalid mengunjungi Teheran bersama perwakilan dari negara-negara yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Mekkah. Namun pernyataan Saudi itu tidak menyinggung soal dugaan tawaran US$ 1 miliar atau mengonfirmasi kesepakatan finansial dengan Houthi.
"Kunjungan ke Teheran oleh Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman dan perwakilan negara-negara anggota Aliansi Pertahanan Bersama Mekkah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aliansi tersebut untuk meredakan ketegangan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam krisis saat ini, mendorong dialog dan solusi diplomatik, serta mendukung upaya mediasi yang dilakukan oleh Negara Qatar dan Republik Islam Pakistan," sebut Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataannya.
Diskusi di Teheran itu dilaporkan mempertemukan perwakilan senior Saudi, Pakistan, dan Turki, termasuk Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Asim Munir dan Kepala Intelijen Turki Ibrahim Kalin. Iran sendiri diwakili oleh Presiden Masoud Pezeshkian, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Mohsen Rezaei, dan sejumlah pejabat senior Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Menurut Israel Hayom, Iran menawarkan diri untuk memfasilitasi negosiasi antara Riyadh dan Houthi sebagai bagian dari upaya meredam konflik di Yaman, dan mengurangi serangan terhadap target-target di Saudi.