Resolusi 2216 menuntut kelompok Houthi segera dan tanpa syarat menghentikan penggunaan kekerasan, menarik diri dari wilayah-wilayah yang telah mereka kuasai, termasuk ibu kota Yaman, Sanaa.
Resolusi itu juga menuntut Houthi menyerahkan senjata yang diambil dari lembaga militer dan keamanan, menghentikan pelaksanaan kewenangan yang dimiliki pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, serta memfasilitasi akses bantuan kemanusiaan dan medis bagi warga sipil.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa kerajaan kembali menegaskan hak yang melekat berdasarkan hukum internasional untuk mengambil semua langkah yang diperlukan guna mempertahankan keamanannya serta melindungi warga negara dan penduduknya.
Adapun pernyataan presiden DK PBB yang diadopsi pada awal pekan ini mengecam serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi dan menyerukan kerja sama, termasuk dengan Pemerintah Yaman, untuk mencegah kelompok Houthi memperoleh senjata dan perlengkapan terkait.