NADIKABAR.COM — Koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan bahwa sedikitnya 100 jet tempur dikerahkan dalam operasi militer melawan kelompok Houthi, yang sedang berlangsung di Yaman. Saudi mengklaim ratusan target terkait Houthi di Yaman telah dihancurkan, termasuk gudang yang menyimpan puluhan rudal balistik.
Konflik Yaman, yang berkecamuk antara pasukan pemerintah negara tersebut dan kelompok Houthi, pecah sejak tahun 2014. Koalisi Saudi melancarkan intervensi terhadap konflik tersebut sejak tahun 2015, untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Selain mengerahkan jet-jet tempur, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026), koalisi Saudi mengatakan bahwa sebanyak 324 "target-target bernilai tinggi" di Yaman telah dihancurkan sejak operasi militer dimulai.
Operasi militer yang diberi nama "Fajar Yaman" itu diluncurkan oleh pasukan pemerintah Yaman untuk melawan Houthi, dengan koalisi Saudi memberikan dukungan dan bantuan melalui serangan-serangan udara.
Koalisi pimpinan Saudi, dalam pernyataannya, menyatakan pihaknya terus memberikan dukungan udara sepanjang waktu bagi pasukan pemerintah Yaman di medan pertempuran.
Disebutkan juga bahwa koalisi Saudi juga memberikan perlindungan udara untuk perairan Selat Bab al-Mandeb, yang kendalinya berhasil direbut oleh pasukan Houthi beberapa waktu terakhir. Selat Bab al-Mandeb yang strategis itu, merupakan gerbang masuk selatan ke Laut Merah, yang menghubungkannya dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia.