NADIKABAR.COM — Arab Saudi menolak tawaran yang diajukan Israel untuk bergabung dalam pertempuran melawan kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman. Beberapa waktu terakhir, Saudi terlibat operasi militer yang diluncurkan pemerintah Yaman terhadap Houthi untuk merebut wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok itu.
Penolakan ini, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (13/10/2026), dilaporkan oleh surat kabar terkemuka Israel, Haaretz, yang mengutip sumber diplomatik anonim, dalam laporannya pada Senin (12/10) waktu setempat.
Dilaporkan bahwa ada upaya Israel untuk mendapatkan persetujuan Saudi, melalui mediasi Amerika Serikat (AS), untuk bergabung dalam operasi militer melawan Houthi.
Menurut laporan Haaretz, Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) menolak desakan Israel karena tidak tertarik pada bantuan militer yang ditawarkan Tel Aviv. MBS disebut khawatir jika kerja sama dengan Israel dapat memicu reaksi negatif di kalangan masyarakat Saudi.