"Langkah tegas ini diambil demi menyelamatkan arah perjalanan Singo Edan di kompetisi musim 2026/2027 usai evaluasi menyeluruh atas rentetan hasil negatif yang dialami tim," tulis Arema di Instagram.

Marcos Santos menukangi Arema sejak awal musim 2025/2026. Ia memimpin Singo Edan dalam 34 laga Super League musim lalu. Marcos membawa Arema finis di posisi kesembilan.

Pada awal musim ini, badai lebih dulu datang menyelimuti klub bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut. Di tahun kedua Marcos, lajur Arema kian mengkhawatirkan.