NADIKABAR.COM — Marcos Santos selaku juru latih Arema FC merespons santai desakan Aremania yang menuntut perubahan strategi permainan timnya.

Tuntutan tersebut mengemuka usai Singo Edan tampil kurang memuaskan dalam lima laga awal Super League musim ini.

Dari lima pertandingan yang telah dilakoni, Arema tercatat baru mengemas satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan. Hasil paling negatif dialami saat ditekuk Garudayaksa FC 1-3 pada laga akhir pekan lalu, Sabtu (17/10).

Kritik tajam Aremania berfokus pada kerapuhan transisi dari menyerang ke bertahan yang kerap menjadi celah empuk lawan. Alur serangan yang mengandalkan Matheus Blade, Gabriel Silva, Marcos Vinicius, Arkhan Fikri, dan Careca sering kali menyisakan lubang besar saat dihantam serangan balik.