NADIKABAR.COM — Komisaris PT Pelindo (Persero) Arief Poyuono mengusulkan pengembangan platform ADHARA, konsep integrasi supply chain yang menghubungkan pelaku usaha, penyedia logistik, lembaga pembiayaan, dan pembeli internasional dalam satu ekosistem digital.
Platform tersebut dirancang untuk memberikan kepastian transaksi, mempercepat pembiayaan perdagangan, sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi proses ekspor Indonesia.
"Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar. Tantangan berikutnya adalah membangun sistem logistik yang mampu menghubungkan seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang efisien, modern, dan terintegrasi," ujar Arief dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan biaya logistik Indonesia saat ini masih berada pada kisaran 23-24 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau hampir dua kali lipat dibandingkan negara-negara industri yang berada di kisaran 8-12 persen.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mengurangi efisiensi industri nasional dan menghambat daya saing ekspor Indonesia.