"Dua gol di babak pertama sebenarnya bisa kami cegah. Kami mungkin bisa memberikan tekanan lebih kepada pemain yang menguasai bola agar mereka tidak bisa melakukan tembakan. Namun, kami tidak melakukannya," kata Konsa, yang dikutip dari situs Arsenal.

"Kami akhirnya kebobolan. Ketika Anda memberi pemain Premier League waktu untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, hal seperti itu bisa terjadi," sambungnya.