NADIKABAR.COM — Arsenal lagi meminta bantuan ke tiga entitas top Amerika Serikat, NASA, Google, dan Apple. Memangnya The Gunners kenapa?

Dikutip laporan media-media Inggris, Arsenal melakukan ini semata-mata demi menekan angka cedera pemain mereka yang begitu tinggi. Per Desember 2025, Arsenal jadi tim kedua Premier League dengan angka cedera terbanyak, yakni 95.

Hanya Brighton & Hove Albion yang punya angka lebih tinggi, yakni 97. Tidak cuma tim pria, tim wanita Arsenal juga pernah dilanda badai cedera hebat pada 2022/2023 yang menimpa para bintangnya seperti Leah Williamson, Beth Mead, Vivianne Miedema, dan Victoria Pelova.

Musim ini, Arsenal masih saja diganggu cedera terutama Bukayo Saka yang harus absen setidaknya enam pekan karena cedera paha saat bertemu Bayern Munich dua pekan lalu. Ini jadi cedera ke-11 Saka sejak September 2024.

Ini belum termasuk Jurrien Timber yang sempat cedera ligamen lutut di debutnya Agustus 2023, dan Gabriel Jesus yang pernah absen hampir setahun karena cedera pada Januari 2025.

Itulah mengapa Arsenal menggandeng NASA, Google, dan Apple untuk pendekatan berbeda demi meminimalisir angka cedera. Pertama, Arsenal berkonsultasi dengan ahli fisiologi luar angkasa, khususnya untuk penanganan cedera ACL.

Metode NASA dianggap efektif untuk mengurangi masalah pada otot serta tulang agar proses rehabilitasi pemain lebih baik. Lalu, juga ada pemantauan berat badan pemain sehingga mereka bisa mendapat menuh latihan yang sesuai dan bisa kembali berlatih secepatnya usai cedera.

Dengan Google, Arsenal meminta analisa data untuk mengetahui pola yang tepat untuk menghindari cedera. Untuk Apple, kerjasama nantinya terkait pemantauan detak jatung dan intensitas latihan lewat perangkat Apple Watches.

Apple Watches dianggap gawai yang bisa memberikan data paling akurat untuk staf medis dan pelatih klub agar bisa memberikan porsi latihan yang tepat. Apakah ini bisa berefek positif? Kita tunggu saja.