β€œMelalui deployment lokal di Jakarta ini, pelanggan dapat mengakses managed Kubernetes, virtual machines, managed PostgreSQL databases, load balancers, dan block storage untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi dan workload,” ujar Simon.

Dia menuturkan peluncuran itu memperluas pilihan bagi perusahaan yang ingin memodernisasi aplikasi, menyederhanakan pengelolaan infrastruktur, dan mengembangkan layanan digital tanpa kompleksitas operasional yang tidak perlu.

Sementara itu, Chief Technology Officer Civo Dinesh Majrekar mengatakan Civo mendukung berbagai tools atau alat untuk pengelolaan infrastruktur, termasuk Kubernetes-native tooling, Terraform, CLI, REST API, dan web dashboard.

β€œKubernetes memberikan fleksibilitas bagi tim developer untuk membangun, melakukan deployment, dan melakukan scaling aplikasi berbasis open standards tanpa menambah kompleksitas infrastruktur yang tidak diperlukan,” tutur Dinesh.

Dia juga mengatakan dengan menggabungkan managed Kubernetes, integrated tooling, dan dukungan untuk workload cloud-native modern, Civo bertujuan membantu tim mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengelola infrastruktur dan lebih berfokus pada pengembangan serta peningkatan kualitas aplikasi.