NADIKABAR.COM — Seniman Arya Sudrajat membuka pameran tunggalnya bertajuk "Jelekongism" di Art1: New Museum, Jakarta, Sabtu, yang mengabadikan kehidupan seni di Jelekong.

"Saya ingin melihat Jelekong bukan hanya sebagai kampung pelukis, tetapi, sebagai ruang budaya yang hidup. Di dalamnya ada masyarakat, ada lanskap, ada sejarah, ada cara bertahan hidup, dan ada pengetahuan melukis yang diwariskan dari generasi ke generasi," kata Arya dalam siaran pers promotor pameran Mitra Seni di Jakarta, Sabtu.

Melalui karyanya, Arya ingin mengangkat peran Desa Wisata Jelekong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sebagai ruang budaya yang menjaga kelestarian budaya seni di Indonesia.

Kurator pameran Vincent Rumahloine menilai "Jelekongism" tidak hanya berbicara mengenai lukisan, namun, juga membahas perilaku, ruang, material, hubungan sosial, pengalaman, dan ingatan yang membentuk kehidupan seni di Jelekong.

Arya yang lahir dan tumbuh di Jelekong menampilkan dinamika sosial, cara bertahan hidup, pengetahuan lokal, lanskap agraris, hingga ingatan kolektif masyarakat setempat.