"Ini akan menjadi hubungan jangka panjang yang luar biasa," ujar Trump dalam acara tersebut di New York dilansir AFP, Selasa (22/9/2026).
Trump sebelumnya menyatakan bahwa kesepakatan ini akan memberikan Amerika "kendali permanen" atas keamanan Greenland, sebuah wilayah otonom Denmark di Arktik yang telah lama ia incar.
"Bapak Presiden, Anda telah menyampaikannya dengan sangat jelas. Anda tidak ingin pihak lawan datang terlalu dekat," kata Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menjelang penandatanganan tersebut.
"Saya sangat sependapat, dan dengan kesepakatan ini, hal itu tidak akan terjadi," tambahnya, seraya menegaskan bahwa pihak lawan tidak akan diizinkan untuk memperoleh kendali atau pengaruh signifikan di wilayah tersebut.