Rudal itu disebut sebagai senjata hipersonik boost-glide. Rudal tersebut diluncurkan dari pesawat, mencapai atmosfer atas menggunakan pendorong roket, kemudian meluncur ke bawah dan bermanuver.
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Angkatan Udara Amerika Serikat menandatangani kontrak senilai 694 juta dolar AS (sekitar Rp12,5 triliun) dengan perusahaan pertahanan Lockheed Martin untuk memprodu
Rudal itu disebut sebagai senjata hipersonik boost-glide. Rudal tersebut diluncurkan dari pesawat, mencapai atmosfer atas menggunakan pendorong roket, kemudian meluncur ke bawah dan bermanuver.
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.